Top 5 Tokoh Filsafat Abad Yunani Kuno
TOKOH FILSAFAT YUNANI KUNO | |
Thales dari Miletos | Pendiri Filsafat Milesian |
. (Photo: Courtesy / www.vectorstock.com) (Background: Courtesy / www.pngegg.com) | Turkiye, 624-546 SM THALES |
Thales adalah seorang saudagar yang sering berpergian sembari belajar di persinggahannya. Thales juga dikenal sebagai pendiri sekolah filsafat di Ionia di Miletus. | |
Logosentrisme adalah suatu pandangan metafisika yang berpendapat bahwa kebenaran transendental di balik segala hal yang terjadi di dunia secara fenomenal. Artinya dasar segala pikiran dan tindakan adalah kebenaran yang sesungguhnya. | |
. | |
Socrates dari Athena | Pendiri Filsfat Etika |
. [No Image] (Photo: Courtesy / www.flaticon.com) | Yunani, 469-399 SM SOCRATES |
Socrates adalah seorang filsuf bidang etika dan pendobrak keterbelakangan corak berpikir bangsa Yunani yang dipengaruhi sofistik yang cenderung membenarkan apa yang tidak benar. | |
Antroposentrisme adalah suatu pandangan etika yang berpendapat bahwa manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Artinya manusia dan kepentingannya dapat menentukan tatanan ekosistem dan dalam kaitan dengan alam baik secara langsung maupun tidak langsung. | |
. | |
Plato dari Athena | Pendiri Akademi di Athena |
. [No Image] (Photo: Courtesy / www.flaticon.com) | Yunani, 427-347 SM PLATO |
Plato adalah seorang filsuf dari Athena yang menjadi murid dari Sokrates dan menjadi guru dari Aristoteles. Di Athena, Plato mendirikan sekolah filsafat yang bernama Akademia sebagai pusat pembelajaran filsafat, matematika dan politik pada 387 SM. | |
Platonisme adalah suatu pandangan yang didasarkan pemikiran Plato yang berpendapat bahwa objek matematika memiliki eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal. Menurutnya dunia yang nyata adalah dunia ide atau bentuk yang merupakan asal dari segala sesuatu yang terlihat di dunia material. | |
. | |
Aristoteles dari Stagira | Pendiri Sekolah Peripatetik di Athena |
. [No Image] (Photo: Courtesy / www.flaticon.com) | Yunani, 384-322 SM ARISTOTELES |
Aristoteles adalah seorang filsuf yang lahir di Stagira dan secara mandiri di usia 18 tahun mencapai Athena yang menjadi murid dari Plato hingga menjadi guru dari Alexader Agung saat masih muda. Di Athena, Aristoteles mendirikan sekolah filsafat bernama Lyceum pada 335 SM. Adapun karya-karyanya dalam berbagai bidang seperti logika, etika, politik, fisika, dan metafisika. | |
Peripatetisme adalah aliran filsafat yang berakar pada ajaran Aristoteles. Istilah Peripatetisme atau peripatetik berasal dari bahasa Yunani yakni peripatos yang artinya "berjalan" yang merujuk pada kebiasaan Aristoteles dan para pengikutnya berdiskusi dan mengajar sambil berjalan-jalan. | |
. | |
Zeno dari Citium | Pendiri Sekolah Stoik di Stoa Poikile |
. [No Image] (Photo: Courtesy / www.flaticon.com) | Yunani, 334-262 SM ZENO |
Zeno adalah seorang filsuf dari Citium yang mendirikan aliran stoisisme. Di Athena, Zeno mendirikan sekolah filsafat bernama Stoa yang merujuk pada tempat berdirinya sekolah di Stoa Poikile yang artinya "Beranda Berlukis" pada 301 SM. | |
Stoisisme adalah aliran filsafat yang mengajarkan bahwa kebahagiaan sesungguhnya hanya dapat dirasakan ketika mampu mengendalikan diri yakni pertimbangan, persepsi, dan pikiran. Istilah Stoisisme atau Stoa berasal dari bahasa Yunani yakni stoikos yang artinya "serambi" atau "beranda". | |
| |
Sumber : Laman Google dan
beragam situs web
Sumber : Laman Wikipedia (
…
Reviewed by Muhammad Rizal
on
November 11, 2015
Rating:




No comments